
Ketiak memang tersembunyi di bawah lengan tapi justru sering bikin masalah. Bau badan, ingrown hairs (rambut tumbuh ke dalam), chicken skin (tekstur kulit kasar), sampai ketiak menghitam semuanya berasal dari area kecil ini.
Kalau wajah saja rutin dieksfoliasi, kenapa ketiak nggak? Area lipatan ini gampang banget numpuk sel kulit mati, keringat, dan bakteri. Di sinilah eksfoliasi ketiak mulai dilirik.
Pertanyaannya: Perlu nggak sih eksfoliasi ketiak? Aman atau malah berisiko? Yuk, sama-sama lihat pengertian, caranya, sampai ke produk yang cocok. Santai saja, bisa langsung kamu praktekkan.
Apa Itu Eksfoliasi Ketiak?
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)
Eksfolisasi /eks·fo·li·a·si/ adalah pelepasan lapisan luar, seperti pelepasan epidermis dari kulit atau lidah.
Menurut Wikipedia Bahasa Indonesia
Di dalam dunia kosmetika eksfoliasi artinya teknik untuk mengangkat sel-sel kulit mati baik dari wajah maupun tubuh. Eksfoliasi dapat membantu memperbaiki tekstur kulit yang kasar dan tidak merata.
Jadi eksfoliasi ketiak adalah proses pengangkatan kotoran dan sel kulit mati yang numpuk di area ketiak.
Perlukah Kita Melakukan Eksfoliasi Ketiak?
Jawabannya: yes, perlu. Bukan cuma karena tren atau FOMO.
Ketiak itu lembap, tertutup, dan gampang jadi markas bakteri + keringat. Kalau dibiarkan bisa bau, kusam, dan menghitam. Eksfoliasi bantu membersihkan sel kulit mati, mengurangi penumpukan bakteri, dan bikin warna ketiak lebih merata.
Dikutip dari skinwellness.com, seorang pasien bertanya apakah perlu perawatan ketiak dengan eksfoliasi? Lalu Dr. Hartman, seorang ahli dermatologi dari Alabama menjelaskan kalau kulit di ketiak lebih tipis, penuh dengan kelenjar keringat, rentan terhadap iritasi dan pertumbuhan bakteri berlebihan. Jadi area “kulit menyentuh kulit” faktanya butuh pertimbangan khusus.
Masih di laman situs yang sama, seorang dokter kulit bersertifikat bernama Dr. Dhaval Bhanusali bilang kalau perawatan seperti ini (eksfoliasi) membantu mereka yang rentan jerawat atau punya kadar minyak berlebih karena bisa bantu mengurangi bakteri penyebab infeksi dan bau badan.
Cara Merawat Ketiak
- Bersihkan ketiak sebelum perawatan. Lembapkan pakai sedikit air.
- Aplikasikan produk eksfoliasi, gosok pelan tapi konsisten. Kulit ketiak tipis, hati-hati.
- Bilas pakai air hangat dan keringkan dengan cara di tap-tap saja pakai handuk atau tissue, jangan digesek.
- Setelah selesai, oleskan krim pelembap khusus ketiak biar kulit tetap kalem.
- Eksfoliasi maksimal cukup seminggu hanya 2x saja, keseringan malah bikin iritasi.
- Kalau cukuran, pastikan pisau cukur masih layak pakai (maksmial 7x). Mau lebih aman? Waxing bisa jadi opsi.
Produk Yang Cocok Sebagai Armpits Exfoliator
1. Gel
GMEELAN Exfoliating Gel terkenal dengan kemampuannya dalam eksfoliasi dan kontrol minyak. Gel ini bisa membersihkan dan mencerahkan ketiak. Punya pH yang rendah.
2. Toner
Brighty Multipurpose Exfoliating Toner diformulasikan khusus untuk badan. Hero ingredients: glycolic acid 7%, rose extract, 11x amino acid, gingseng dan aloe vera. Bisa menghilangkan sel kulit mati, menghaluskan tesktur kulit, mengurangi bau badan, dan mencerahkan kulit ketiak.
3. Scrub
Brighty Underarm Scrub adalah microscrub pertama yang dirancang khusus untuk area kulit sensitif. Sebagai pencerah ketiak atau lipatan hitam. Bagus untuk eksfoliasi kulit, mengurangi kerutan, dan mencerahkan kulit.
4. Cream
Milk Recipe Bright & Smooth Axillary Cream adalah krim dengan tekstur yang ringan, mudah meresap, dan no white cast. Niacinamide-nya mencerahkan kulit, mulberry extract bikin kulit lebih halus, AHA untuk eksfoliasi, meratakan warna kulit dan mengecilkan pori.

DOs & DON’Ts Tentang Eksfoliasi Ketiak
DOs
- Eksfoliasi ketiak secara rutin 1-2x seminggu
- Pilih eksfoliator yang sesuai kulitmu
- Bersihkan ketiak sebelum mulai eksfoliasi
- Gosok dengan lembut
- Wajib oleskan pelembap setelahnya supaya kulit tidak kering
- Rajin waxing/cukur bulu ketiak supaya proses peeling lebih mudah
- Better pakai di malam hari sebelum tidur, kulit punya waktu istirahat sebelum pakai deodorant pagi harinya
- Keringkan pakai handuk dengan cara di tepuk-tepuk
DON’Ts
- Over exfoliate
- Pakai eksfoliator dengan bahan kimia kuat
- Nggak membersihkan ketiak sebelum mulai
- Gosok terlalu kasar
- Lupa pakai pelembap setelahnya
- Bulu ketiak dibiarkan lebat, bikin proses eksfoliasi kurang maksimal
- Pakai siang hari pas banyak aktivitas terus langsung pakai deodorant
- Eksfoliasi saat kulit terluka
Coba ingat-ingat kapan terakhir kali merawat keti-mu? Sudah mulai rutin atau malah nggak peduli sama sekali? Kalau mau masalahnya teratasi ya jangan malas action.
Ketiak yang bersih dan wangi bikin rasa percaya diri naik. Ngerawat diri memang sebagai bentuk peduli sama diri sendiri, tapi tanpa kamu sadari dampak positifnya memancar ke orang sekitar.
Misalnya pas pakai baju tanpa lengan jadi no worries lagi. Orang lain bahkan kagum dan kepo gimana kamu bisa merawat kulit ketiak sebersih dan sebagus itu. Apalagi jauh dari yang namanya bau badan. Orang bakal betah di dekatmu.
Buat para pejuang masalah “perketian” jangan nyerah ya! Semoga artikel ini, bikin kamu lebih aware buat sayangi underarms-mu.
Baca Juga: Karakter Unik Berdasarkan Cara Menghilangkan Bulu Ketiak
Referensi:
- Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) – Arti Kata Eksfoliasi
- Wikipedia Bahasa Indonesia – Pengertian Eksfoliasi
- Skinwellness.com – Real Talk: Do I Need To Exfoliate My Armpits
Pingback: Cara Mengatasi Bau Badan, Say Goodbye to Body Odor! -