
Di dunia per-skincare-an ada salah satu bahan yang lagi naik daun karena performanya yang nggak main-main. Bahan ini digadang-gadang sebagai “ratu eksfoliasi” namanya glycolic acid. Kemampuannya bikin kulit lebih cerah, halus, dan bersih dari noda menarik perhatian semua orang, termasuk HomeyB.
Cocok banget buat siapapun yang butuh perawatan praktis tapi efektif, mulai dari pekerja hybrid, WFH, sampai digital nomad yang aktivitasnya dinamis tapi tetap pengen kulit terawat.
Tapi sebelum kamu asal layering produk, ada satu hal penting: glycolic acid tidak boleh dicampur sembarangan. Setidaknya ada 5 bahan yang wajib kamu hindari saat pakai glycolic acid ini.
HomeyB udah ga sabar buat kasi tau kamu. Let’s go HomeySquad!
Sebelum ke pokok bahasan, kita kenalan dulu ya sama glycolic acid.
Mengenal Glycolic Acid
Menurut WebMD, glycolic acid adalah asam alfa-hidroksi (AHA) yang berasal dari tebu. Molekulnya sangat kecil sehingga dapat menembus lapisan kulit lebih dalam dibandingkan dengan AHA lainnya. Efektif dalam eksfoliasi dan memperbaiki tekstur kulit.
Manfaat Glycolic Acid Untuk Kulit Wajah
Kenapa akhir-akhir ini produk skin care dengan kandungan ini bisa sangat populer? Dirangkum dari berbagai sumber seperti Halodoc dan Plasthetic Clinic, inilah segudang manfaat dari glycolic acid:
- Mencerahkan Kulit
Glycolic acid mengandung sejenis perekat berbahan dasar lembut yang memicu pelepasan sel-sel kulit mati di wajah yang kusam dan kering. Kalau kulit mati sudah terbuang, wajah jadi lebih segar dan cerah. - Meratakan Warna Kulit
Bantu bersihkan kulit wajah dari flek hitam dan melasma secara perlahan. - Mengecilkan pori-pori
Memperbaiki dan mengecilkan ukuran pori-pori sehingga minyak dan kotoran nggak gampang nyangkut. - Menghaluskan Tekstur Kulit
Mempercepat regenerasi kulit biar lebih lembab dan mulus. - Menyembuhkan Jerawat dan Memudarkan Bekasnya
Menembus jaringan kulit bagian dalam dan mempercepat pergantian sel. Kontrol produksi minyak (sebum). Bekas jerawat pun akan memudar. - Mencegah Tanda Penuaan
Merangsang produksi kolagen dan elastin. Kurangi garis halus dan kerutan di wajah.
Nah, sudah dapat gambaran kan kenapa asam glikolat ini digemari? Kalau iya, lanjut ke warningnya!
Glycolic Acid Tidak Boleh Dicampur dengan 5 Bahan Di Bawah Ini!
Meskipun banyak manfaatnya, Tapi kombinasinya nggak boleh ngasal. Berdasarkan penjelasan Indocareb2b dan Hellosehat ini dia bahan-bahan yang nggak bisa dicampur sama glycolic acid:
1. Retinol
Dua bahan aktif kuat dalam satu waktu? Hasilnya over eksfoliasi, bikin kulit kering, kemerahan, dan iritasi. Fokus dulu satu tujuan. Kalau lagi eksfoliasi, sebaiknya pakai produk yang mengandung AHA atau BHA secara terpisah dari retinol.
2. Benzoyl Peroxide
Benzoyl peroxide adalah bahan kuat untuk mengatasi jerawat. Jangan gunakan bersamaan dengan AHA. Sama-sama agresif. Kulit bisa protes (kering, iritas, bahkan mengelupas).
3. Salicylic Acid
Sama-sama eksfoliator yang ampuh. Bukan ide bagus kalau dipakai dalam satu ritual bersamaan. Bikin kulit semakin kering dan merah. Pakainya bergantian saja.
4. Vitamin C
Bahan aktif glycolic acid dan vitamin C sama-sama bersifat asam. Kalau dipakai bersamaan bisa gangu pH alami kulit dan berakibat ruam di wajah. Paling aman, vitamin C buat pagi hari dan asam glikolat di malam hari sebelum tidur.
5. Niacinamide
Niacinamide (vitamin B3) + AHA bisa berubah jadi asam nikotinat yang memicu iritasi kulit. Paling efektif diaplikasikan pas pH kulit netral. Jadi jangan ditumpuk bareng glycolic acid.
Itulah beberapa bahan yang nggak boleh digunakan bersamaan dengan asam glikolat. Jika kamu tetap mau pakai produk eksfoliasi lainnya, harus secara bergantian.
Atur jadwal!
Misalnya Senin dan Kamis melakukan peeling atau eksfoliasi dengan glycolic acid. Selain hari itu, bisa gunakan bahan lain.
Berapa Dosis yang Tepat?
Glycolic acid tersedia mulai dari kadar 10% hingga 70%. Kadar di bawah 10% bisa ditemukan di pasaran karena dijual bebas, sedangkan kadar di atas 10% harus melalui dokter spesialis kulit. Sumber: Alodokter.
Sebagai pemula yang belum pernah eksfoliasi kulit sama sekali, disarankan untuk mulai dengan konsentrasi rendah yaitu sekitar 5-10% dan pakainya 1-2 kali dalam seminggu.
Setelah kulit beradaptasi, kamu bisa meningkatkan frekuensi dan konsentrasi. Selalu perhatikan reaksi kulitmu agar tidak terjadi iritasi.
Efek Samping
Kemerahan, pengelupasan, atau sensasi terbakar, terutama pada kulit sensitif. Jika efek samping yang kamu alami berpekanjangan, hentikan dulu penggunaan dan segera konsultasikan ke dokter kulit.
Rekomendasi Skincare dengan Glycolic Acid
Berikut ada 3 rekomendasi perawatan kulit dengan kandungan bahan yang populer ini:
- Toner → The Ordinary Glycolic 7% Toning Solution
- Krim → Glycore 10% Cream
- Gel → For Skin’s Sake Glycolic Acid Gel 10%

DOs & DON’Ts Tentang Penggunaan Glycolic Acid
DOs
- Gunakan secara bertahap dengan konsentrasi rendah dan seminggu 1x dulu
- Kadar di atas 10% harus dengan resep dokter
- Lakukan patch test sebelum pemakaian penuh
- Lebih baik pakai di malam hari
- Wajib pakai pelembap setelahnya
- Esok paginya wajib pakai sunscreen
- Gunakan bergantian dengan produk lain yang punya efek eksfoliasi/pengelupasan
- Pakai di area wajah secara merata, selain sekitar mata dan bibir
- Simpan di suhu ruang, jauhkan dari paparan sinar matahari dan jangkauan anak-anak
DON’Ts
- Pakai setiap hari di awal penggunaan, padahal belum terbiasa
- Nekat pakai kadar tinggi di awal penggunaan
- Tidak melakukan patch test lebih dulu
- Pakai di siang hari tanpa diikuti sunscreen
- Mengabaikan pemakaian pelembap sehingga kulit semakin kering
- Mencampur dengan bahan aktif lainnya yang bersifat eksfoliasi
- Cuek terhadap efek samping
- Dipakai sampai ke area kulit yang sensitif (sekitar mata atau bibir)
- Penyimpanan terpapar sinar matahari dan mudah dijangkau anak-anak
Glycolic acid memang bagus, tapi bukan berarti bisa dicampur seenaknya. Main skincare itu mudah: paham aturannya, hasilnya lebih maksimal, kulit juga lebih happy.
Rawat wajahmu dengan benar, apalagi kalau kamu sering kerja dari mana saja dan butuh kulit tetap prima tanpa effort berlebihan.
Kulit sehat → mood stabil → kerjaan lebih smooth.
Jangan lupa patch test sebelum mulai rutinitas baru dalam perawatan wajah. Konsultasi ke ahlinya jika perlu!
Selamat mencoba bahan ampuh ini dan nikmati hasilnya!