Home » Blog » Penglihatan Mulai Menurun? Ini Estimasi Biaya Lasik Mata

Penglihatan Mulai Menurun? Ini Estimasi Biaya Lasik Mata

seorang pasien sedang lasik mata

Hi HomeySquad, coba jujur sama diri sendiri sebentar, dari bangun tidur sampai mau tidur lagi, berapa jam mata kamu benar-benar istirahat tanpa menatap layar?

Bekerja secara remote memang memberikan banyak kemudahan. Tapi, ada satu hal yang sering luput dari radar self-care kita yaitu kesehatan mata.

Screen time tinggi sudah menjadi bagian yang nggak terpisahkan dari rutinitas kerja remote. Masalahnya, aktivitas seperti menatap laptop berjam-jam, berpindah dari satu layar ke layar lain, fokus dalam waktu lama dan scroll HP saat istirahat bisa membuat mata terasa cepat lelah.

Kondisi ini terkadang juga disertai gangguan penglihatan seperti mata minus, plus, atau silinder yang mulai menggangu kegiatan sehari-hari.

Kalau kamu mulai merasa penglihatan makin buram atau harus makin sering ganti ukuran kacamata, mungkin ini saatnya mempertimbangkan solusi yang lebih permanen yaitu lasik mata.

Tapi sebelum masuk ke situ, wajar kalau pertanyaan pertama yang muncul di kepala adalah berapa sih biaya lasik mata, lalu kondisi mata seperti apa yang bisa ditangani dengan lasik, sampai ke hasil yang dirasakan setelahnya.

Yuk, kita mulai dari alasan kenapa lasik ini layak dipikirkan.

Mengapa Lasik Perlu Dipertimbangkan?

Bagi sebagian orang, kacamata atau soflens sudah jadi andalan untuk membantu penglihatan yang mulai buram. Buat remote worker, kadang itu bikin ribet sendiri.

Misalnya: soflens kering saat video call, kacamata merosot saat mengetik, batang hidung terasa pegal dan sakit karena bekas kacamata, atau lupa bawa cairan soflens saat kerja dari cafe.

Kedengarannya sepele, tapi lumayan menyita waktu dan energi di tengah rutinitas kerja yang sudah padat. Di sinilah, lasik perlu mulai dipertimbangkan.

Sederhananya, lasik itu bekerja dengan membentuk ulang kornea (lapisan bening di permukaan depan mata yang fungsinya memfokuskan cahaya ke retina).

Ibarat lipatan martabak telur yang kurang rapi. Lapisan atas dibuka pelan-pelan dulu, bagian dalamnya “dibetulkan” sampai bentuknya pas, baru lipatan tadi ditutup kembali ke posisi semula.

Sama seperti mata kita, “lipatan” itu adalah lapisan tipis di permukaan kornea. Dokter membuka lapisan ini sebentar, laser membentuk ulang bagian dalamnya sesuai kebutuhan mata kamu, lalu lapisan tadi dikembalikan menutup seperti semula sebagai pelindung alami.

Pada akhirnya, cahaya yang masuk ke mata yang tadinya mengalami pembiasan, bisa fokus dengan tepat tanpa bantuan kacamata atau lensa kontak lagi.

Karena ini prosedur medis yang menyangkut struktur mata secara langsung, keputusannya tetap perlu pemeriksaan dan konsultasi dengan dokter mata.

Nggak semua orang kalau matanya minus atau plus, otomatis jadi kandidat yang cocok. Tapi setidaknya, memahami cara kerjanya bisa jadi bekal awal sebelum melangkah lebih jauh.

Sekarang, HomeyB akan masuk ke kondisi mata seperti apa yang bisa dan tidak bisa diatasi dengan prosedur ini.

Gangguan Penglihatan yang Bisa Diatasi dengan Lasik

Tindakan lasik punya cakupan tertentu, biasanya efektif untuk 3 gangguan refraksi berikut:

gambar ilustrasi mata minus homey button

1) Mata Minus

Ini paling sering ditemui, apalagi remote worker yang seharian menatap layar dari jarak dekat. Gangguan mata ini sering dikenal dengan sebutan rabun jauh. Kondisi di mana ketika kita melihat objek jauh terasa buram atau tidak jelas.

Lasik bekerja dengan membentuk ulang kornea supaya cahaya jatuh tepat di retina, bukan di depannya seperti yang terjadi pada mata minus.

Image Concept by Homey Button

2) Mata Plus

Kebalikan dari mata minus. Ketika kita melihat objek dari jarak dekat, malah sulit terlihat jelas. Cirinya kalau kamu sering menjauhkan layar HP biar tulisan kebaca atau butuh pencahayaan ekstra terang untuk baca dokumen.

Sama seperti mata minus, lasik membantu mengoreksi fokus cahaya supaya jatuh tepat di retina.

Image Concept by Homey Button

3) Mata Silinder

Penglihatan tampak kabur atau terbias karena kornea yang tidak simetris. Bentuk kornea nggak sepenuhnya bulat sempurna, melainkan agak lonjong. Mirip permukaan bola rugby dibanding bola basket.

Akibatnya penglihatan jadi terdistorsi atau buram di segala jarak, kadang malah disertai sakit kepala kalau kelamaan fokus ke layar.

Kondisi ini bisa muncul bersamaan dengan mata minus atau plus. Lasik membantu meratakan kembali bentuk kornea supaya cahaya terfokus dengan baik.

Image Concept by Homey Button

Ketiga kondisi ini intinya sama, yaitu soal cahaya yang gagal fokus tepat di retina karena bentuk kornea yang kurang ideal. Tapi perlu diingat ya, nggak semua masalah mata bisa diselesaikan dengan cara yang sama.

Gangguan Penglihatan yang Tidak Bisa Diatasi dengan Lasik

Di sisi lain, ada beberapa kondisi mata yang sayangnya di luar jangkauan lasik karena akar masalahnya bukan di bentuk kornea, melainkan di bagian mata yang lain.

1) Mata Malas

Terjadi akibat gangguan antara mata dan otak sehingga salah satu mata tidak berkembang dengan baik. Biasanya otak lebih memilih mengandalkan mata yang lebih dominan.

Kondisi ini perlu ditangani sejak dini lewat terapi penglihatan, tidak dapat diperbaiki hanya dengan mengubah bentuk kornea melalui lasik.

2) Mata Tua

Perubahan alami pada lensa mata karena usia sehingga aktivitas membaca jadi lebih sulit. Lensa mata mulai kehilangan elastisitas atau kemampuan untuk fokus pada objek dekat. Lasik tidak bisa mengembalikan elastisitas lensa yang menurun seiring bertambahnya usia.

3) Katarak

Kondisi ketika lensa alami di dalam mata menjadi keruh dan penglihatan seperti berkabut. Ini juga biasanya karena faktor usia. Penanganannya membutuhkan prosedur operasi untuk mengganti lensa mata.

Estimasi Biaya Lasik Mata

Nah, kita sampai pada pertanyaan sejuta umat ketika sudah serius mempertimbangkan lasik: berapa estimasi biaya yang perlu disiapkan?

Biaya lasik mata tidak punya angka pasti. Setiap klinik atau rumah sakit mata punya kebijakan harga sendiri, tergantung teknologi laser yang dipakai, tingkat keparahan gangguan refraksi, jumlah mata yang dikerjakan, hingga layanan tambahan seperti konsultasi atau pasca tindakan.

Tapi HomeyB coba berikan gambaran secara umum biaya lasik di Indonesia.

1) Biaya Per Mata

Kurang lebih dana yang harus disiapkan sekitar 14 juta rupiah. Itu sudah termasuk biaya persiapan sebelum lasik. Metode konvensional biasanya berada di kisaran bawah, sementara teknologi yang lebih baru dan minim sayatan cenderung lebih mahal.

2) Biaya Kedua Mata

Karena lasik biasanya dilakukan pada kedua mata sekaligus, butuh budget sekitar 28 juta rupiah untuk dua mata, sudah termasuk pra lasik. Biasanya angka segitu belum termasuk konsultasi dokter.

Beberapa klinik menawarkan paket bundling dengan harga yang sedikit lebih efisien dibanding menghitung per mata secara terpisah.

Yang penting diingat:

  • Harga murah belum tentu jadi pilihan terbaik.
  • Faktor keamanan dan pengalaman dokter.
  • Kecocokan teknologi dengan kondisi mata.

Hasil Setelah Lasik Mata

Setelah proses koreksi kornea tadi selesai, hasilnya:

  • Penglihatan jarak jauh maupun dekat menjadi jernih, tanpa perlu bantuan alat koreksi tambahan.
  • Umumnya bisa lepas dari kacamata atau contact lens harian.
  • Bertahan jangka panjang, walau tetap disarankan konsultasi rutin ke depannya.
  • Aktivitas menjadi lebih lancar dengan fokus penglihatan yang lebih stabil.

logo homey button

DOs & DON’Ts Pasca Operasi Lasik Mata

  • Wajib pakai kacamata hitam, biar nggak kena sinar matahari langsung
  • Istirahat digital dulu, kasih jeda sebelum kembali bekerja
  • Pakai tetes mata sesuai anjuran dokter
  • Mulai aktivitas santai dulu
  • Jangan skip kontrol
  • Pelindung mata saat tidur
  • Kerja non-stop di depan layar atau maraton gadget tanpa jeda
  • Mengucek mata (sekalipun gatal, tahan dulu)
  • Pakai makeup di mata
  • Menyetir sendiri apalagi di hari-hari pertama setelah tindakan
  • Berenang (berisiko terkena infeksi karena air kotor atau klorin)
  • Langsung aktivitas atau olahraga berat

Itulah gambaran mengenai biaya lasik mata dan beberapa hal terkait, termasuk efek samping ringan yang wajar dialami di masa pemulihan awal.

Misalnya mata berair, terasa sedikit mengganjal atau kering, hingga sensitif terhadap cahaya selama beberapa hari pertama.

Di luar masa pemulihan lasik, menjaga kesehatan mata sebenarnya perlu jadi kebiasaan jangka panjang, apalagi buat kamu yang kerjaannya nggak lepas dari layar seharian.

Ada banyak cara sederhana untuk merawat mata di sela kesibukan kerja remote, mulai dari kebiasaan kecil sehari-hari sampai pilihan produk yang bisa membantu mata tetap rileks setelah seharian menatap layar.

Referensi:

  • Klinik Mata Nusantara

Artikel ditulis oleh tim Homey Button, bagian dari kerja sama content placement. Tertarik kerja sama serupa bareng kami? Hubungi di halaman kontak.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *