
Bulu ketiak itu memang drama banget. Mau dibiarin kok ganggu. Mau dihilangin, eh banyak banget caranya sampai bingung.
Jadi ceritanya kemarin HomeyB lagi cari cara ter-the best buat ngilangin bulu ketiak. Terus nemuin rekomendasi macam-macam produk di market place dan cara pakainya.
Di setiap cara tersebut, selalu ada komen tentang pilihan mereka masing-masing. Mulai yang “cukur aja” sampai yang “laser dong”!
Nah, dari situ HomeyB mikir, kenapa nggak coba bahas aja cara-cara usir bulu keti yang paling oke? Bukan sekedar technical boring gitu, tapi kenalan sama karakter unik di dalamnya.
Bukan buat nge-jugde ya. Tapi dari cara orang ngurus ketiaknya, kita bisa ngintip sedikit gaya hidup, karakter, sampai mindset hidupnya.
Memang sih, cara tersebut nggak secara gamblang mencerminkan karakter seseorang, karena memang bukan diagnosis dokter atau psikolog. Kita cuma ngobrol santai aja. Tiap metode punya tingkat kenyamanan, budget, dan level rasa sakit masing-masing.
So here we go, cara menghilangkan bulu ketiak dan meet some characters menuju underarm goals.
Cara Menghilangkan Bulu Ketiak dan Karakternya
1. Cukur (Shaving)
Ramah buat pemula. Cuma modal pisau cukur dan shaving cream. Budgetnya under 50K buat starter pack. Waktu yang dibutuhkan juga singkat ya, 5-10 menit saja.
Personality Si Klasik
Orang yang praktis dan simpel. Sering nggak punya banyak waktu buat perawatan. Cuek dengan detail, yang penting cepat. Dilihat dari segi pertemanan, merupakan teman yang nggak bisa nolak ajakan dadakan, tapi clingy banget, kadang suka minta perhatian.
The Real Talk
- Pain Level: 2/10. Tapi kalau kegores ya jadi perih dan bisa iritasi.
- Hasil:
– Instant tapi cuma tahan sehari dua hari.
– Nggak bersih sampai ke akar, cuma memangkas bulu sebatas permukaan kulit saja.
– Tumbuh bulu barunya kecil-kecil merata, agak tebal, dan bikin gatal. - Efek: Bikin ketiak menggelap karena seringnya gesekan.
2. Cabut (Tweezing)
Cara tradisional yang bikin merinding. Cuma butuh pinset aja. Kamu bisa luangin waktu 15-30 menit buat cabut seluruhnya di kedua ketiak. Bugdet beli pinset berkualitas sekitar 15K-30K.
Personality Si Hardcore
Orang yang percaya sama filosofi “no pain, no gain” dan bangga sama komitmennya yang tinggi. The friend yang extreme banget, old school, dan punya pain tolerance level dewa.
The Real Talk
- Pain Level: 9/10. Kebanyakan orang ga kuat karena sakit, tapi kalau sudah terbiasa, nggak terlalu sakit lagi.
- Hasil:
– Bulu tercabut abis sampai ke akar-akarnya.
– Tahan lama bisa 3 minggu lebih untuk kembali tumbuh bulu.
– Bulu baru yang tumbuh tipis dan tidak merata, cenderung tidak berasa, tahu-tahu sudah panjang saking halusnya. - Efek: Sering terjadi rambut tumbuh ke dalam (ingrown hair) dan chicken skin.
3. Waxing
Cara ini hasilnya lebih maksimal daripada mencukur. Modalnya sekitar 50K-125K kalau beli sugar waxing kit di online shop dan lakuin sendiri di rumah. Kalau ke salon kisaran 150K-400K per session. Perawatan di salon memakan waktu sekitar 15-20 menit.
Personality Si Perfeksionis
Tipe orang yang peduli penampilan dan rela sedikit berkorban untuk hasil maksimal. Teman yang selalu overdramatic tapi hasil kerjanya selalu flawless.
The Real Talk
- Pain Level: 7/10. Bulu dicabut paksa pakai strip pasti lumayan rasanya.
- Hasil:
– Tahan 3-6 minggu.
– Lebih bersih dari cukuran. - Efek: Kemerahan di ketiak dan sedikit perih pas mencabut strip, setelah itu biasa saja.
4. Hair Removal Cream
Solusi tanpa sakit dan ribet. Budget 30K-80K per tube (bisa buat beberapa kali pakai). Kamu perlu waktu tunggu 10-15 menit untuk hair removal cream meresap, lalu kerok dengan spatula dan bilas sampai bersih.
Personality Si Natural
Temen yang anti ribet, solution-oriented, dan selalu bawa snack. Dia gak se-dramatic waxing, gak se-clingy shaving, tapi reliable dalam caranya sendiri.
The Real Talk
- Pain Level: 1/10. Kecuali kalau allergic reaction.
- Hasil:
– Smooth tanpa drama tapi tumbuh bulu barunya agak mirip-mirip sama shaving, kecil-kecil, tebal dan merata.
– Tahan 1 minggu untuk tumbuh lagi. - Efek: Sedikit kemerahan karena kulit kena kerokan spatula.
5. Laser
Paling oke untuk jangka panjang. Ini bener-bener angkut bulu ketiak sampai akarnya. Biaya awal memang mahal sekitar 500K-1jt per session (biasanya butuh 8-12 sessions). Waktunya 20-30 menit per sessions. Tergantung klinik kecantikan ya harganya. Beda-beda tiap tempat.
Personality Si Modern
Anak sultan yang solve semua masalah dengan teknologi. Awalnya modal gede, tapi long-term. Paling wort it, awetnya bertahun-tahun.
The Real Talk
- Pain Level: 3/10. Kayak karet gelang dijentik-jentik.
- Hasil:
– Permanent hair reduction (berkurang drastis sekitar 70-80%).
– Menghancurkan rambut ketiak sampai ke akar.
– Tahan sampai 1 tahun atau lebih.
– Ketiak jadi lebih cerah. - Efek: rasa terbakar dan kemerahan, sedikit pembengkakan sementara
Dari semua metode nyingkirin bulu ketiak, mana yang pernah kamu coba? Kalau HomeyB paling sering cabut dan waxing. Cabut paling enak hasilnya, tumbuhnya lama. Next mau coba laser ah, lebih permanen lagi daripada sekadar cabut.

DOs & DON’TS Cara Menghilangkan Bulu Ketiak
DOs
- Gunakan shaving cream atau gel sebelum mencukur bulu
- Cukur searah pertumbuhan bulu
- Ganti pisau cukur regularly
- Cabut bulu habis mandi biar pori-pori kebuka
- Bersihkan pinset sebelum dan sesudah pakai
- Pastikan panjang bulu minimal 0.5 cm biar wax bisa “grip”
- Wajib patch test 24 jam sebelum pakai hair removal cream
- Leave on sesuai petunjuk di kemasan
- Oleskan shooting gel after pakai cream
- Rajin eksfoliasi ketiak biar kulit mati terangkat dan avoid ingrown hair
- Untuk laser pilih klinik kecantikan yang certified, jangan asal murah
- Hindari tanning sebulan sebelum laser
DON’Ts
- Langsung cukur bulu tanpa shaving cream atau gel
- Cukur bulu dengan ngasal dan tidak beraturan
- Pakai pisau cukur yang sudah berkarat
- Tidak sterilisasi pinset sebelum pakai
- Menarik waxing strip terlalu kasar
- Langsung pakai hair removal cream tanpa tes alergi
- Membiarkan cream terlalu lama di kulit melebihi petunjuk
- Tidak pakai moisturizer setelahnya
- Tidak menjaga kebersihan ketiak setelahnya
- Tidak pernah eksfoliasi keti sama sekali sehingga kulit mati bertumpuk
- Asal pilih klinik kecantikan untuk treatment, tergiur murah tapi abal-abal
- Tidak ada jeda antara tanning kulit dan laser
Itulah semua cara dan karakter yang sudah kita bahas. Ingat, nggak ada yang salah atau benar di sini. Semuanya punya kelebihan masing-masing. Paling penting pilih yang paling sesuai kondisi kalian.
HomeySquad punya horror story atau success story dari salah satu cara di atas? Spill the tea! Drop comment di bawah! Let’s make this a safe space buat sharing dan learning together.