
Rambut rontok berlebihan bikin kita merasa was-was. Beberapa helai tiap hari masih normal. Tapi kalau rambut makin tipis, sering menggumpal di sisir, jatuh di lantai terlalu banyak dan bikin kaget, belahan makin lebar, itu tanda ada yang nggak beres.
Asal HomeySquad tahu nih ya, rambut itu penuh makna lho. Rambut bisa memberi kesan dan ciri khas seseorang. Makanya kehilangan rambut bisa sangat mengerikan. Siapapun bakal gelisah.
HomeyB mau kasih tahu apa saja penyebab rontok berlebihan, cara lihat tanda-tandanya dan mengatasinya. Cocok banget buat kamu yang kerja remote, sering stres tanpa sadar, dan baru sadar pas rambut ikut kena dampaknya.
5 Penyebab Rambut Rontok Berlebihan
1. Faktor Keturunan (Genetika)
Kalau orang tua atau kakek-nenek rambutnya tipis, kemungkinan besar anak cucunya kena juga. Gen dari orang tuanya atau buyutnya bisa bikin folikel rambut berhenti menumbuhkan rambut.
2. Stres Berlebihan
Stres nggak cuma bikin kepala panas, tapi juga bikin rambut cabut satu-satu. Tekanan kerja, kurang tidur, atau trauma emosional bisa ganggu siklus tumbuh rambut.
3. Penyakit Tertentu
Beberapa penyakit bisa jadi dalang rambut rontok parah, seperti: infeksi kulit kepala, alopecia areata, hormon yang nggak seimbang, dan psoriasis.
4. Kondisi Tertentu
Habis melahirkan, menyusui, diet ekstrem, dan kurang vitamin bikin rambut jadi korban pertama pas tubuh lagi bergejolak.
5. Cara Menata Rambut (Hairstyles)
Sanggul, kepang, dan ponytail yang ketarik kencang itu kelihatan rapi, tapi diam-diam nyiksa akar rambut. Pantas saja rambut jadi gampang patah atau tercabut dari akarnya. Ditambah cat rambut dan alat styling panas, lengkap sudah.
Singkatnya, rambut rontok berlebihan nggak datang tiba-tiba. Selalu ada penyebabnya. Pertanyaannya: rambutmu masih rontok normal atau sudah kebablasan?
Nah, sekarang kita lanjut ke cara cek tanda-tandanya. Bisa kamu tes sendiri di rumah.
Periksa Tanda-Tandanya
Biar nggak nebak-nebak, ini cara simpel ngecek apakah rambut rontokmu masih normal atau sudah kelewatan:
- Sisir Rambut Dengan Jari
Usap rambut pelan pakai jari. Kalau rambut yang kebawa lebih dari 3 helai, apalagi sampai bergerombol, itu tandanya sudah terlalu banyak rontoknya. Tapi ingat, jangan keseringan narik rambut, folikelnya bisa rusak.
- Cek Floor Drain Setelah Mandi
Habis mandi, coba lihat deh lubang pembuangan di lantai kamar mandi. Kalau sampai penuh rambut, yup itu alarm bahaya.
- Sikat Rambut Dengan Sisir
Sisir selama 60 detik, lihat jumlah rambut yang gugur. Sekitar 10 helai masih normal. Lebih dari itu, mulai waspada. Biasakan sisir pas rambut setengah kering, jangan pas masih basah. Pakai sisir yang giginya nggak terlalu rapat.
- Cek Bantalmu
Bangun tidur, tengok bantalmu. Kalau cuma beberapa helai santai. Kalau banyak? Warning tuh.
- Lihat Belahan Rambut
Belahan rambut makin lebar dari biasanya? Itu artinya rambut menipis pelan-pelan tapi pasti.
Cara Mengatasi Rambut Rontok Berlebihan
- Turunin stres, serius!
Hair loss karena stres itu biasanya sementara. Jadi coba kontrol diri, relaksasi sejenak dari hidup yang ribut, tarik napas, dan stop overthinking. Rambut kamu ikut lega. - Upgrade hair care, jangan asal pakai!
Cari produk yang punya kandungan: argan oil, ekstrak ginseng, aloe vera, kemiri, green pea, ekstrak pumpkin seed, minyak kelapa, atau biotin. Rambut juga butuh nutrisi, bukan janji manis iklan. - Rawat dari dalam juga, bukan cuma luar!
Konsumsi vitamin/mineral yang bisa bantu atasi rambut rontok, seperti: vitamin D, vitamin E, zinc, dan zat besi. Rambut sehat dimulai dari tubuh yang cukup gizi. - Kalau ada penyakit, jangan sok kuat, tapi obatin!
Rontok karena hormon, infeksi, atau kondisi medis? Langsung ke dokter atau dermatologist. Lebih cepat ditangani, lebih banyak rambut terselamatkan. - Aware pas nata rambut!
Jangan kuncir rambut terlalu ketat, sedikit longgarkan ikatan atau biarkan tergerai alami beberapa saat karena rambut juga butuh istirahat. Hati-hati juga styling panas, kasih serum pelindung dulu, jangan asal catok kalau nggak mau rambutmu kering, rapuh, dan rontok massal.
Rekomendasi Hair Care dan Vitamin untuk Rambut Rontok
A. Outside (Perawatan dari Luar)
Minimalist Hair Growth Serum
Serum multifungsi yang bisa menumbuhkan rambut, ngurangin kerontokan dan rambut menipis. Klaimnya rambut rontok berkurang di minggu ke-8 dan tumbuh rambut baru di minggu ke-12. Bebas paraben dan pewangi. Punya lima bahan aktif: 3% redensyl, 3% procapil, 5% capixyl, 3% anagain, dan 4% baicapil. Kombinasi ampuh peptida & esktrak untuk rambut tampak lebih tebal.
O’SWEET Singapore Ginger Shampoo 250 ml
Shampo yang ada kandungan jahe bentong, minyak biji camelia & polygonum multiflorum. Fokus ke rambut rontok dan kulit kepala lelah (membersihkan dan memberi kesegaran). Non-SLS dan sudah ada oil control. Aromanya relaxing banget, pas dipakai kaya ada sensasi hangat jahe. Aman buat bumil dan busui.
B. Inside (Perawatan dari Dalam)
Blackmores Vitamin D3
Brand ini sudah terkenal banget ya sebagai vitamin terbaik. Vitamin D3 1000IU bantu penuhi kebutuhan Vitamin D harian yang berperan penting buat kesehatan folikel rambut. Cocok buat kondisi tertentu (lanjut usia, ibu hamil dan menyusui, risiko tinggi/penderita penyakit infeksi atau penderita autoimun).
Swisse Beauty Hair Skin Nails
Multivitamin all-in-one buat rambut, kulit, dan kuku. Punya formula kecantikan premium. Mengandung biotin/vitamin B7, zinc, dan vitamin C yang menguatkan rambut dari akarnya dan kurangi kerontokan jangka panjang.

DOs & DON’Ts Tentang Rambut Rontok Berlebihan
DOs
- Cari tahu penyebab rontoknya
- Periksa tanda-tandanya
- Kelola stres dengan bijak
- Konsumsi vitamin/mineral
- Sisir rambut pada kondisi setengah kering
- Longgarkan sedikit ikatan rambutmu
- Sesekali membiarkan rambut tergerai alami
- Istirahatkan rambut dari alat styling
- Gunakan hair care yang ada kandungan ekstrak ginseng, minyak kelapa, argan oil, dll
- Kerontokan karena penyakit tertentu segera konsultasi ke dokter
- Periksa belahan rambut untuk mengantisipasi kerontokan lebih parah
DON’Ts
- Malas cari tahu penyebab rontok
- Mengabaikan tanda-tandanya
- Stres berlebihan
- Tidak didukung oleh konsumsi vitamin/mineral
- Menyisir rambut dalam keadaan basah
- Mengikat rambut terlalu ketat
- Mengikat rambut terus-menerus sehingga rambut ketarik dan mudah copot
- Pakai styling rambut terlalu sering
- Pakai hair care dengan kandungan yang keras, sehingga makin rontok
- Tidak mau konsultasi ke dokter padahal kerontokan sudah parah
- Membiarkan pertanda belahan rambut yang telah melebar
Setelah tahu penyebab dan cara melihat tanda kerontokan parah, kamu sudah periksa kondisi rambutmu atau belum? Berapa tanda yang kamu alami, HomeySquad?
Hair fall atau hair loss kalau dibiarkan bisa jadi panjang urusannya. Kabar baiknya, sebagian besar masih bisa dikontrol asal kamu peka dan gerak cepat.
Kurangi stres, rawat dari luar, dukung dari dalam. Konsisten, bukan instant. Rambut juga kadang capek, kasih waktu buat ngaso dan rawat dengan benar.
Jaga mahkotamu yah, HomeySquad!
Referensi:
- Apotek K24 – Vitamin Untuk Rambut Rontok, Penuhi Jika Ingin Rambut Sehat dan Tebal! (2024)
- Halodoc – Psoriasis (2024)
- Halodoc – Alopecia Areata (2023)
- Bright Side – Causes of Hair Loss, and 7 Ways to Tell If You’re Losing Too Much of It (2022)
Pingback: Rekomendasi Serum Untuk Rambut Rontok, Patut Dicoba! -